BOYOLALI – Semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap pembangunan lingkungan kembali ditunjukkan melalui kegiatan karya bakti yang melibatkan aparat TNI dan masyarakat di Dukuh Candirejo, Desa Demangan, Kecamatan Sambi, Kabupaten Boyolali, Sabtu (30/5/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Babinsa Desa Demangan dari Koramil 10/Sambi Kodim 0724/Boyolali, Serka Agus Budiyanto, bersama warga setempat bergotong royong membangun talud jalan di wilayah RT 02 RW 02. Pembangunan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat infrastruktur desa sekaligus meningkatkan keselamatan masyarakat yang sehari-hari menggunakan akses jalan tersebut.
Sejak pagi hari, warga dan Babinsa tampak bekerja bahu-membahu mengangkut batu, menyiapkan material, hingga menyusun konstruksi talud di sepanjang sisi jalan. Suasana penuh kekompakan terlihat selama kegiatan berlangsung, mencerminkan kuatnya budaya gotong royong yang masih terjaga di tengah kehidupan masyarakat pedesaan.
Pembangunan talud dinilai memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas badan jalan, terutama saat memasuki musim hujan. Struktur penahan tanah tersebut berfungsi mengurangi risiko longsor dan erosi yang berpotensi merusak jalan maupun mengganggu aktivitas warga.

Serka Agus Budiyanto menegaskan bahwa keterlibatan TNI dalam kegiatan pembangunan desa merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial yang bertujuan membantu mengatasi berbagai kebutuhan masyarakat. Menurutnya, karya bakti bukan hanya berorientasi pada hasil pembangunan fisik, tetapi juga menjadi sarana memperkuat hubungan antara TNI dan masyarakat.
“Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap lingkungan dan kesejahteraan masyarakat. Melalui karya bakti, kami ingin terus menumbuhkan semangat kebersamaan serta mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat,” ujarnya.
Kehadiran Babinsa dalam kegiatan tersebut mendapat apresiasi dari warga. Mereka menilai peran aktif aparat kewilayahan selama ini telah memberikan motivasi dan dorongan positif dalam setiap program pembangunan yang dilaksanakan di desa.
Bagi masyarakat Dukuh Candirejo, pembangunan talud jalan bukan sekadar proyek infrastruktur, melainkan investasi jangka panjang untuk mendukung mobilitas warga, memperlancar aktivitas ekonomi, serta menciptakan lingkungan yang lebih aman dan nyaman.
Melalui kolaborasi antara TNI dan masyarakat, pembangunan desa diharapkan dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan. Semangat gotong royong yang ditunjukkan dalam karya bakti ini menjadi bukti bahwa kebersamaan tetap menjadi kekuatan utama dalam membangun dan memajukan wilayah pedesaan.












