BOJONEGORO — Komandan Kodim (Dandim) 0813 Bojonegoro, Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto, meninjau langsung lokasi sasaran program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Tahun 2026 di Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Jumat (22/5/2026).
Kunjungan tersebut menjadi langkah awal memastikan kesiapan pelaksanaan program terpadu lintas sektor yang dijadwalkan berlangsung pada pertengahan Juli 2026 mendatang. Peninjauan dilakukan bersama jajaran Kodim 0813 Bojonegoro, unsur Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), pemerintah desa, hingga tokoh masyarakat setempat.
Dalam kegiatan itu, Dandim meninjau sejumlah titik yang akan menjadi sasaran pembangunan fisik sekaligus berdialog dengan warga penerima manfaat guna memastikan kesiapan masyarakat dalam mendukung jalannya program TMMD.
Program TMMD ke-129 di Desa Kesongo mengusung tema “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa”. Tema tersebut menegaskan komitmen TNI bersama pemerintah daerah dalam memperkuat pembangunan kawasan pedesaan sebagai fondasi kemajuan nasional.
Pelaksanaan TMMD nantinya akan difokuskan pada dua sektor utama, yakni pembangunan fisik dan pemberdayaan masyarakat melalui kegiatan non-fisik.
Pada sektor fisik, sejumlah pekerjaan infrastruktur direncanakan meliputi pembangunan dan perbaikan jalan desa, rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH), pembangunan drainase, rehabilitasi checkdam, serta sarana penunjang lain yang dinilai mendesak bagi kebutuhan masyarakat.
Sementara itu, sasaran non-fisik diarahkan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui penyuluhan kebangsaan, edukasi sosial kemasyarakatan, penguatan ekonomi warga, hingga pembinaan ketahanan sosial guna mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat.
Dandim 0813 Bojonegoro Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto menegaskan bahwa program TMMD merupakan bentuk nyata sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan desa, khususnya di wilayah yang membutuhkan percepatan infrastruktur dan peningkatan kesejahteraan warga.
Menurutnya, pembangunan desa memiliki peran strategis dalam menentukan kemajuan bangsa secara menyeluruh.
Dengan semangat kebersamaan, gotong royong, dan kerja keras seluruh pihak, pembangunan dari desa akan menjadi pondasi kuat bagi kemajuan negara,” ujar Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto saat meninjau lokasi kegiatan.

Ia berharap seluruh sasaran program, baik fisik maupun non-fisik, dapat terlaksana secara optimal, tepat waktu, dan memberi dampak langsung terhadap kehidupan masyarakat.
Selain mempercepat pembangunan, TMMD juga diharapkan mampu memperkokoh kemanunggalan TNI dan rakyat melalui keterlibatan aktif masyarakat selama proses kegiatan berlangsung.
Di sisi lain, Kepala Desa Kesongo, Kusnadi, menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas ditunjuknya wilayahnya sebagai lokasi pelaksanaan TMMD ke-129.
Menurutnya, program tersebut menjadi harapan baru bagi masyarakat desa dalam mempercepat pembangunan infrastruktur yang selama ini dinantikan warga.
Ia menilai, kehadiran TMMD tidak hanya memberikan manfaat pembangunan secara fisik, tetapi juga menghidupkan kembali budaya gotong royong yang menjadi kekuatan sosial masyarakat pedesaan.
Kami sangat bersyukur dan mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Bojonegoro serta TNI Kodim 0813 Bojonegoro atas hadirnya program TMMD ini. Kami berharap kegiatan ini mampu memberikan manfaat besar bagi masyarakat, memperlancar arus perekonomian, serta meningkatkan kesejahteraan warga Desa Kesongo,” tutur Kusnadi.
Program TMMD sendiri merupakan agenda terpadu antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat yang telah lama menjadi instrumen percepatan pembangunan wilayah pedesaan di berbagai daerah Indonesia.
Melalui kolaborasi lintas sektor tersebut, pembangunan tidak hanya diarahkan pada perbaikan infrastruktur, tetapi juga penguatan kapasitas sosial masyarakat sebagai bagian dari pembangunan berkelanjutan di tingkat desa.












