Babinsa Kawal Penyaluran Bantuan Pangan di Karangtengah, Pastikan Tepat Sasaran bagi Warga Kurang Mampu

  • Bagikan
IMG 20260522 WA0051

Wonogiri — Upaya pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan masyarakat terus diperkuat melalui penyaluran bantuan sosial kepada keluarga penerima manfaat (KPM) di berbagai daerah. Di Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Wonogiri, proses distribusi bantuan pangan mendapat pengawalan langsung dari aparat kewilayahan guna memastikan bantuan tersalurkan secara tertib, aman, dan tepat sasaran.

Pendampingan tersebut dilakukan oleh Babinsa Koramil 23/Karangtengah, Sertu Eko Agus, saat pelaksanaan penyaluran bantuan pangan pemerintah melalui Bulog di Balai Desa Jeblogan, Jumat (22/5/2026).

Dalam kegiatan itu, pemerintah menyalurkan bantuan berupa beras sebanyak 20 kilogram serta minyak goreng 4 liter kepada ratusan warga yang telah terdaftar sebagai keluarga penerima manfaat. Secara keseluruhan, bantuan diperuntukkan bagi 818 KPM di wilayah setempat.

Kehadiran Babinsa dalam proses distribusi bantuan menjadi bagian penting dalam memastikan pelaksanaan berjalan lancar sekaligus menghindari potensi kendala di lapangan. Sejak pagi, warga tampak tertib mengantre sambil menunggu giliran menerima bantuan yang diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pokok rumah tangga.

Sertu Eko Agus menegaskan bahwa aparat teritorial selalu siap mendukung berbagai program pemerintah, khususnya yang berkaitan langsung dengan kepentingan masyarakat di desa binaan.

Kami sebagai Babinsa selalu siap dilibatkan dan mendukung setiap kegiatan yang dilaksanakan di wilayah binaan, termasuk dalam penyaluran bantuan pangan seperti saat ini,” ujarnya.

Ia menjelaskan, bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap masyarakat kurang mampu di tengah kebutuhan ekonomi yang terus meningkat. Menurutnya, bantuan pangan tidak hanya membantu meringankan beban warga, tetapi juga menjadi langkah konkret dalam menjaga stabilitas kesejahteraan masyarakat.

Selain melakukan pengamanan, Babinsa juga turut membantu proses pendataan serta pengaturan jalannya distribusi agar berjalan tertib dan efisien. Kehadiran aparat TNI di tengah masyarakat, lanjutnya, merupakan bagian dari komitmen untuk memastikan seluruh program bantuan pemerintah benar-benar diterima oleh warga yang berhak.

Kami hadir bukan hanya untuk membantu kelancaran kegiatan, tetapi juga memastikan bantuan dapat diterima tepat sasaran oleh masyarakat yang membutuhkan,” kata Sertu Eko.

Penyaluran bantuan berlangsung dalam suasana kondusif dan mendapat respons positif dari masyarakat. Warga penerima manfaat mengaku terbantu dengan adanya bantuan pangan tersebut, terutama dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.

Melalui sinergi antara pemerintah daerah, Bulog, dan aparat kewilayahan, program bantuan pangan diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat sekaligus memperkuat semangat gotong royong dan kepedulian sosial di tingkat desa.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *